Peringatan tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen dalam memperkuat persatuan bangsa serta mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten dan staf ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta tamu undangan lainnya.
Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.
Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, yakni ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’, menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya berperan menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan,” ujar Hj. Surya saat membacakan pidato Kepala BPIP.
Dalam pidato tersebut juga disampaikan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk dinamika global yang semakin kompleks.
Keberagaman yang dimiliki Indonesia, lanjutnya, dapat tetap terjaga dalam bingkai persatuan karena nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain itu, Indonesia disebut memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut menjaga ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Melalui politik luar negeri yang bebas dan aktif, Indonesia terus berperan membangun dialog, menjembatani perbedaan, serta mendorong penyelesaian konflik secara damai.
Pidato tersebut juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Para kepala daerah dan penyelenggara pemerintahan diingatkan agar setiap kebijakan publik yang dihasilkan senantiasa berlandaskan prinsip keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Pemkab Tojo Una-Una berharap semangat persatuan, gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air semakin tertanam dalam kehidupan masyarakat serta menjadi landasan dalam mendukung pembangunan daerah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

.jpg)
