TOUNA – Polres Tojo Una-Una melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) kembali menggelar kegiatan rutin pembinaan terhadap Satuan Pengamanan (Satpam) di sejumlah objek vital, seperti perusahaan, BUMD, dan BUMN di wilayah hukumnya, Senin (23/2/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Touna, AKP Agus Habibie, didampingi para Kanit dan personel Sat Binmas. Pembinaan ini difokuskan pada peningkatan profesionalisme serta memastikan legalitas personel pengamanan swakarsa yang bertugas di objek-objek vital.
Dalam keterangannya, AKP Agus Habibie menegaskan pentingnya kedisiplinan administrasi dan operasional bagi setiap anggota Satpam. Pengecekan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari jumlah personel yang bertugas hingga kelengkapan buku mutasi.
“Kami melakukan pengecekan ketat terhadap masa berlaku Kartu Tanda Anggota (KTA) serta kelengkapan atribut yang digunakan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa mereka yang bertugas benar-benar memiliki kualifikasi yang sah,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga memberikan pengarahan terkait penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengamanan objek vital. Menurutnya, Satpam merupakan mitra Polri yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan kerja masing-masing.
“Satpam adalah mitra Polri. Mereka harus memahami SOP dengan baik agar pengamanan berjalan maksimal dan sesuai aturan,” tambahnya.
Namun, dalam pengecekan di salah satu kantor pembiayaan di Ampana, petugas menemukan adanya pelanggaran. Seorang oknum Satpam berinisial AS diketahui bertugas tanpa memiliki KTA resmi serta belum pernah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Gada Pratama. Atas temuan tersebut, Sat Binmas langsung melakukan penertiban di lokasi.
Secara umum, hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar anggota Satpam di wilayah Ampana telah menggunakan seragam dan atribut terbaru serta memiliki KTA yang masih berlaku.
Sat Binmas mengimbau kepada seluruh perusahaan agar lebih selektif dalam merekrut tenaga pengamanan dan memastikan setiap personel telah mengikuti prosedur pelatihan resmi kepolisian, demi menjamin keamanan objek vital tetap terjaga secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku.


