TOJO UNA-UNA – Cuaca ekstrem kembali menimbulkan dampak kerusakan di wilayah hukum Polres Tojo Una-Una. Sebuah rumah milik warga di Desa Lindo, Kecamatan Batudaka, roboh rata dengan tanah akibat diterjang angin puting beliung, Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 09.15 Wita.
Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Touna, Iptu Martono, membenarkan peristiwa tersebut. Rumah yang terdampak diketahui milik Wati Loong Sambolo (44), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di desa setempat.
Iptu Martono menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, sebelum kejadian kondisi cuaca di wilayah tersebut memang terlihat mendung pekat disertai angin kencang.
“Saat korban hendak beraktivitas di luar rumah, tiba-tiba angin puting beliung datang menerjang. Dalam waktu singkat, bangunan rumah tidak mampu menahan tekanan angin dan langsung roboh,” jelasnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena korban berada di posisi yang aman saat angin puting beliung melanda. Namun, kerugian materiil akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp50 juta, mengingat kondisi rumah mengalami rusak berat.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolres Tojo Una-Una langsung menginstruksikan Kapolsek Una-Una untuk melakukan koordinasi lintas sektoral guna penanganan pascabencana.
Selain itu, AKBP Yanna Djayawidya juga memberikan atensi kepada seluruh jajaran Bhabinkamtibmas agar meningkatkan kegiatan imbauan kepada masyarakat.
“Bapak Kapolres memerintahkan seluruh Bhabinkamtibmas untuk turun langsung ke lapangan memberikan imbauan kamtibmas, khususnya terkait kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang akhir-akhir ini sulit diprediksi,” tegas Iptu Martono.
Saat ini, situasi di Desa Lindo dilaporkan telah kembali kondusif. Warga setempat secara bergotong royong membantu korban mengevakuasi dan menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan dari puing-puing bangunan rumah.


