TOUNA – Festival Budaya Bakulupi 2026 tidak hanya menghadirkan beragam pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga menghidupkan kembali permainan tradisional masyarakat. Salah satunya melalui lomba gasing yang digelar di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Bailo, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Minggu (13/9/2026).
Lomba gasing menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian masyarakat. Antusiasme peserta maupun warga terlihat sepanjang perlombaan. Para peserta menunjukkan ketangkasan dan teknik masing-masing untuk menjaga gasing tetap berputar dan bertahan di arena pertandingan.
Masyarakat yang menyaksikan perlombaan pun turut memberikan dukungan. Suasana semakin semarak ketika para peserta beradu keterampilan dalam mempertahankan putaran gasing.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tojo Una-Una, Asrin W. Soga, mengatakan lomba gasing merupakan bagian dari rangkaian Festival Budaya Bakulupi 2026 sekaligus menjadi upaya untuk menghidupkan kembali permainan tradisional yang sarat dengan nilai budaya.
“Melalui Festival Bakulupi 2026, permainan tradisional diharapkan terus mendapat ruang di tengah perkembangan zaman serta dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.
Menurut Asrin, permainan tradisional seperti gasing tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat. Lebih dari itu, permainan tersebut menjadi sarana mempererat interaksi, membangun kebersamaan, sekaligus mengenalkan warisan budaya kepada generasi muda.
Kehadiran lomba gasing dalam Festival Budaya Bakulupi 2026 menunjukkan bahwa permainan warisan leluhur masih memiliki daya tarik di tengah perkembangan teknologi dan perubahan zaman.
Festival Bakulupi pun menjadi momentum untuk memperkenalkan kembali kekayaan tradisi lokal sekaligus mendorong generasi muda agar ikut menjaga dan melestarikan budaya daerah.
Dengan demikian, gasing bukan hanya menjadi permainan masa lalu, tetapi juga bagian dari identitas budaya yang tetap dapat hidup dan berkembang di tengah masyarakat Touna.


