Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

Jelang Porprov Morowali 2026, Bupati Touna Bersama KONI Matangkan Persiapan Kontingen

Redaksi
29 September 2026
Last Updated 2026-09-29T06:48:42Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
Space Iklan

 

AMPANA, TOJO UNA-UNA — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tojo Una-Una mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah 2026 yang akan digelar di Kabupaten Morowali.


Persiapan tersebut dibahas dalam rapat pengurus KONI bersama sejumlah pengurus cabang olahraga (Cabor) yang dipimpin langsung Ketua KONI Tojo Una-Una, Ilham, S.H., Selasa (29/9/2026), di Ruang Rapat Kantor Bupati Tojo Una-Una.


Rapat membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari kesiapan kontingen, seleksi atlet, pemusatan latihan, hingga dukungan anggaran untuk keberangkatan kontingen Tojo Una-Una ke Porprov Morowali.


Dalam arahannya, Ilham memberikan tiga penekanan utama yang wajib menjadi perhatian seluruh pengurus KONI dan Cabor.


1. Tidak Ada Atlet Transfer dari Luar Daerah


Ilham menegaskan, atlet yang dipersiapkan untuk memperkuat Tojo Una-Una pada Porprov 2026 harus merupakan atlet binaan daerah.


Identitas dan status kependudukan atlet juga harus jelas. Kebijakan ini, kata dia, merupakan bagian dari komitmen KONI dalam menjaga pembinaan serta keberlanjutan prestasi atlet lokal.


2. Cabor yang Belum Siap Tidak Dipaksakan Berangkat


KONI Tojo Una-Una juga meminta setiap Cabor melakukan evaluasi secara objektif terhadap kesiapan atlet, pelatih, maupun program pembinaan.


Cabor yang dinilai belum memenuhi standar kesiapan tidak akan dipaksakan mengikuti Porprov hanya untuk mengejar jumlah keikutsertaan.


Menurut Ilham, keikutsertaan harus didasarkan pada kesiapan dan target prestasi yang realistis.


3. Anggaran Dihentikan Jika Tidak Ada Pertandingan Lanjutan


Penekanan ketiga berkaitan dengan efisiensi penggunaan anggaran selama pelaksanaan Porprov.


Ilham menyampaikan, apabila sebuah Cabor telah menyelesaikan pertandingan, kemudian dinyatakan kalah dan tidak memiliki pertandingan lanjutan, maka atlet dan tim pendukung akan dipulangkan ke Ampana.


Dengan demikian, pembiayaan tidak terus berjalan untuk kontingen yang sudah tidak memiliki agenda pertandingan.


“Kita harus realistis dan efisien. Kita ke Morowali untuk prestasi. Tidak ada pemain luar, jangan paksakan Cabor yang belum siap, dan kalau sudah kalah dan tidak lanjut, kita pulangkan. Anggaran harus tepat sasaran,” tegas Ilham.


Ia menegaskan, kebijakan tersebut bukan semata-mata berkaitan dengan penghematan anggaran, tetapi juga untuk menjaga arah pembinaan olahraga daerah agar lebih terukur dan berkelanjutan.


Rapat juga membahas pendataan ulang Cabor yang dinilai layak diberangkatkan serta pembentukan tim kerja untuk mematangkan persiapan kontingen Tojo Una-Una menuju Porprov Morowali 2026.


Hingga kini, KONI Tojo Una-Una masih melakukan finalisasi jumlah Cabor dan atlet yang akan membawa nama daerah pada ajang olahraga tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tersebut.


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Berita