PALU — Bupati Tojo Una-Una (Touna) Ilham Lawidu mendorong agar Program Bedah Rumah Merah Putih dimanfaatkan secara maksimal untuk membantu masyarakat yang belum memiliki rumah maupun yang menempati rumah tidak layak huni.
Hal itu disampaikan Ilham Lawidu dalam rangka dukungan terhadap Program Bedah Rumah/ Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Tahun Anggaran 2026.
Program tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI melalui Program Tiga Juta Rumah. Di Sulawesi Tengah, sebanyak 8.750 unit rumah mendapat alokasi program yang tersebar di 13 kabupaten/kota.
Ilham menjelaskan, Program Bedah Rumah Merah Putih merupakan bantuan stimulan pemerintah untuk memperbaiki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Program ini telah diatur melalui Permen PKP Nomor 6 Tahun 2026.
Ia berharap pelaksanaan program di Kabupaten Tojo Una-Una dapat berjalan optimal dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Program ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi masyarakat yang belum memiliki rumah,” ujar Ilham.
Bupati juga meminta pemerintah desa bersinergi dengan para pendamping untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan dapat diselesaikan dengan baik.
“Kami berharap pemerintah desa bekerja sama dengan pendamping agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai harapan,” katanya.
Untuk mempercepat pelaksanaan program, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Sulawesi Tengah pada Senin, 28 September 2026, di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tengah, Palu.
Rakor tersebut melibatkan seluruh bupati/wali kota se-Sulawesi Tengah serta instansi terkait, guna memastikan percepatan pelaksanaan dan penyerapan anggaran program yang ditargetkan berlangsung hingga Oktober 2026. ( prokopim)


