Wakil Bupati Tojo Una-Una, Surya, S.Sos., M.Si., turut hadir dalam perhelatan budaya tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan Teluk Tomini. Kehadirannya mencerminkan sinergi antar daerah dalam mendorong potensi wilayah pesisir sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan budaya.
Di sela kegiatan, Surya menyampaikan bahwa festival ini tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga mempererat hubungan sosial antar daerah. Ia menilai kegiatan seperti ini penting untuk membangun kebersamaan dan kolaborasi lintas wilayah.
“Festival ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan sektor pariwisata. Selain itu, menjadi ajang silaturahmi antar daerah sehingga hubungan kebersamaan di kawasan Teluk Tomini semakin kuat,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, S.Kom., dalam sambutannya menegaskan bahwa Festival Teluk Tomini merupakan agenda strategis yang tidak hanya menonjolkan budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah
.
Menurutnya, meski tahun ini festival tersebut belum masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara akibat penyesuaian anggaran, hal itu tidak menyurutkan komitmen pemerintah daerah untuk terus berbenah.
“Kami menjadikan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ke depan. Harapannya, festival ini dapat kembali menjadi bagian dari agenda nasional dengan dukungan pemerintah pusat dan provinsi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya dampak langsung bagi masyarakat dalam setiap pelaksanaan festival, tidak sekadar meriah, tetapi mampu menggerakkan roda perekonomian lokal.
Festival Teluk Tomini 2026 mengangkat tema “Discovering Harmony” yang mencerminkan keseimbangan antara manusia, budaya, dan alam. Beragam pertunjukan seni tradisional, atraksi budaya, serta ruang ekspresi bagi generasi muda turut memeriahkan acara ini, menjadikan Teluk Tomini sebagai simbol identitas sekaligus harapan bagi kemajuan kawasan pesisir.


