TOUNA – Personel Samapta Polres Tojo Una-Una bergerak cepat merespons laporan warga melalui layanan Call Center 110 terkait aksi percobaan pembakaran rumah oleh seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) di Kelurahan Dondo Barat, Kecamatan Ratolindo, Kamis (12/3/2026).
Pria berinisial A (38) dilaporkan sempat membakar tumpukan pakaian di atas sofa di ruang tamu rumahnya di Jalan Manggis. Aksi tersebut memicu kepanikan warga sekitar.
Kapolres Tojo Una-Una Yanna Djayawidya melalui personel Samapta Aipda Sunardi Kamudin menjelaskan, peristiwa itu bermula sekitar pukul 11.20 Wita.
Berdasarkan keterangan saksi HS (70), yang merupakan ayah kandung pelaku, ia melihat A mengumpulkan pakaian di ruang tamu sebelum kemudian membakarnya di atas kursi sofa.
“Beruntung ada saksi lain, saudara Ibrahim, yang kebetulan melintas dan langsung memadamkan api menggunakan air di baskom sehingga api tidak sempat merambat ke seluruh bangunan,” ujar Sunardi.
Setelah aksinya diketahui warga, situasi sempat mencekam karena pelaku mengurung diri di dalam kamar mandi sambil membawa sebilah parang.
Pihak keluarga sempat berupaya melakukan negosiasi selama beberapa jam, namun pelaku tidak kunjung keluar. Karena dikhawatirkan membahayakan keselamatan, tim gabungan dari Samapta Polres, piket fungsi, dan Polsek Ampana Kota akhirnya mengambil langkah pengamanan sekitar pukul 14.30 Wita.
Petugas kemudian melakukan tindakan cepat dengan mengamankan pelaku yang berada di dalam kamar mandi menggunakan alat bantu tangga dan kayu balok.
“Anggota berhasil melumpuhkan pelaku dan merebut parang yang dipegangnya tanpa menimbulkan korban jiwa,” jelas Sunardi.
Dari informasi keluarga, pelaku diketahui memiliki riwayat gangguan jiwa serta penyakit epilepsi. Kondisinya disebut mulai kambuh sejak tiga hari terakhir setelah permintaannya untuk memperbaiki sepeda motor tidak dipenuhi.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil ditaksir sekitar Rp500 ribu berupa satu unit kursi sofa yang hangus terbakar.
Setelah berhasil diamankan, pelaku kemudian dibawa pihak keluarga menggunakan ambulans PSC untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Polisi juga telah berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan serta Dinas Sosial Kabupaten Tojo Una-Una untuk penanganan lebih lanjut.
“Situasi di lokasi kejadian saat ini sudah aman dan kondusif,” tutup Sunardi.


