JAKARTA – Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, S.H., melakukan audiensi bersama Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan jajaran Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan RI pada 11–12 Februari 2026.
Pertemuan berlangsung di Gedung DPR RI, Senayan, serta Gedung Radius Prawiro, Kantor Kementerian Keuangan RI, Jakarta. Agenda tersebut membahas kebijakan transfer ke daerah serta penguatan kapasitas fiskal pemerintah daerah.
Dalam audiensi itu, Bupati Ilham Lawidu didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tojo Una-Una, Dr. Rismanto Laide, S.T., M.M., serta Kepala Bidang Anggaran BPKAD.
Bupati Ilham Lawidu menyampaikan sejumlah isu strategis terkait kondisi fiskal daerah, optimalisasi pendapatan asli daerah, serta pentingnya dukungan pemerintah pusat terhadap program prioritas pembangunan di Kabupaten Tojo Una-Una.
“Kami berharap adanya dukungan pemerintah pusat terhadap kondisi fiskal daerah, agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan tetap berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Ilham Lawidu.
Sementara itu, Kepala BPKAD Tojo Una-Una, Dr. Rismanto Laide, memaparkan kondisi penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) serta outlook APBD Kabupaten Tojo Una-Una Tahun Anggaran 2026. Ia menjelaskan bahwa APBD 2026 mengalami kontraksi yang cukup signifikan di tengah peningkatan beban belanja pegawai.
“Kondisi ini tentu menjadi perhatian bersama. Diperlukan langkah strategis dan dukungan kebijakan agar keseimbangan fiskal tetap terjaga,” jelas Rismanto.
Menurutnya, audiensi tersebut juga bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan APBD yang akuntabel dan transparan. Dengan demikian, kebijakan fiskal daerah dapat selaras dengan arah kebijakan nasional serta mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tojo Una-Una.
Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Banggar DPR RI bersama jajaran DJPK Kementerian Keuangan RI memberikan arahan dan masukan terkait penguatan belanja produktif, peningkatan kualitas perencanaan anggaran, serta optimalisasi pemanfaatan transfer ke daerah secara transparan dan akuntabel.
Melalui pertemuan tersebut, diharapkan terbangun koordinasi yang lebih kuat dalam menjaga stabilitas fiskal daerah sekaligus memastikan program prioritas pembangunan di Kabupaten Tojo Una-Una tetap berjalan sesuai rencana.


