PALU – Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan melalui pelaksanaan penilaian potensi dan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan tersebut digelar di UPT BKN Palu, Senin (17/11/2025), dan berlangsung selama empat hari, 17–20 November 2025.
Kegiatan resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Alfian Matajeng, S.Pd., M.Ap, didampingi Plt. Kepala BKPSDM Tojo Una-Una, Rusli, S.Sos., M.Si, serta diikuti 438 ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Tojo Una-Una.
Dalam sambutannya, Sekda Touna menegaskan bahwa pelaksanaan profiling bukan sekadar memenuhi ketentuan regulasi, tetapi merupakan kebutuhan penting untuk memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai kapasitas terbaik mereka. Ia menekankan pentingnya birokrasi modern yang adaptif, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan pelayanan publik, sejalan dengan Jargon ASN BerAKHLAK.
“Kita tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama. ASN Touna harus siap menghadapi perubahan dan tantangan tugas yang semakin kompleks. Pemetaan potensi dan kompetensi ini adalah langkah penting agar penempatan dan pengembangan karier berjalan lebih objektif dan terukur,” ujar Sekda.
Alfian juga menambahkan bahwa hasil profiling akan menjadi dasar dalam manajemen talenta, pengembangan kapasitas aparatur, hingga penyusunan kebutuhan pegawai ke depan. Pemerintah daerah, katanya, berkomitmen memanfaatkan hasil tersebut sebagai rujukan yang adil, profesional, dan terukur.
Sekda turut menyampaikan apresiasi kepada UPT BKN Palu yang telah memberikan fasilitas dan pelaksanaan kegiatan secara terstandar serta kredibel. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian tahapan dengan sungguh-sungguh.
“Empat hari ini adalah investasi bagi masa depan karier. Ikuti dengan tenang dan percaya diri. Ini bukan beban, tetapi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sesungguhnya,” tambahnya.
Melalui kegiatan Profiling ASN Pro ASN Kabupaten Tojo Una-Una ini, pemerintah daerah berharap dapat menghasilkan peta kompetensi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar memperkuat birokrasi Touna agar semakin responsif, efektif, dan siap menghadapi tantangan pemerintahan di masa mendatang.


