TOUNA – Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una memperkuat komitmen dalam meningkatkan tata kelola perizinan sekaligus pengawasan lingkungan hidup melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Mohammad Asrar M. Ali, saat mewakili Bupati membuka Sosialisasi Pengurusan Rekomendasi Izin Lingkungan, Pengawasan serta Pemeriksaan Kualitas Lingkungan Hidup, di Ruang Rapat Kantor Bupati Tojo Una-Una, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DLHPKPP) Kabupaten Tojo Una-Una melalui Bagian Laboratorium tersebut dihadiri jajaran perangkat daerah, pimpinan perusahaan, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutannya, Mohammad Asrar mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut memiliki arti strategis karena tidak hanya berkaitan dengan aspek administratif perizinan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan hidup secara berkelanjutan.
Menurutnya, Kabupaten Tojo Una-Una memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat besar, mulai dari kawasan pesisir dan laut Kepulauan Togean, pertanian, perkebunan, perikanan hingga sektor pariwisata.
"Kekayaan sumber daya alam tersebut harus dikelola secara bijaksana," ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan ekonomi dan investasi tetap menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan daerah. Namun, prinsip keberlanjutan lingkungan harus tetap menjadi perhatian utama.
Karena itu, setiap aktivitas pembangunan maupun kegiatan usaha wajib mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan, dilaksanakan secara transparan dan terukur, serta bertanggung jawab agar tidak menimbulkan pencemaran maupun kerusakan lingkungan.
"Pengawasan lingkungan hidup yang dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan bukanlah instrumen untuk menghambat investasi, melainkan langkah korektif guna memastikan roda perekonomian berjalan selaras dengan pelestarian alam," jelasnya.
Mohammad Asrar juga menekankan bahwa investasi dan perlindungan lingkungan bukanlah dua hal yang saling bertentangan. Keduanya dapat berjalan beriringan apabila didukung regulasi yang efektif dan kesadaran bersama seluruh pihak.
Ia menyebut hal tersebut sejalan dengan visi daerah untuk mewujudkan masyarakat Tojo Una-Una yang religius, maju, adil dan sejahtera berbasis sektor unggulan yang berkelanjutan.
Untuk mewujudkannya, pemerintah mengajak seluruh elemen, mulai dari aparatur pemerintah, pelaku usaha, dunia pendidikan hingga masyarakat, untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga lingkungan hidup.
"Semangat kebersamaan ini sejalan dengan filosofi Sivia Patuju yang bermakna satu tujuan dalam mengawal pembangunan daerah yang maju, menyejahterakan masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Tojo Una-Una," terangnya.
Ia juga meminta agar koordinasi dan sinergitas antarpihak terus diperkuat sehingga berbagai persoalan lingkungan dapat ditangani secara cepat, terpadu dan solutif.
"Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, bukan hanya tugas pelaku usaha, dan bukan hanya tugas masyarakat, melainkan tanggung jawab kita bersama," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Mohammad Asrar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan.
Ia berharap sosialisasi tersebut memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pengawasan serta meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Tojo Una-Una.
"Semoga melalui kegiatan ini akan lahir pemahaman yang lebih baik, koordinasi yang lebih kuat, dan komitmen yang lebih kuat dari seluruh pihak untuk menjaga lingkungan hidup sebagai aset dan warisan yang harus kita lindungi," pungkasnya. (*)


